Kamis, 18 Januari 2018 | 12.23 WIB
Metro24Jam>Sport>Bola>Ironis dan Luar Biasa! I Pertama Kali Dalam 60 Tahun, Italia Gagal ke Piala Dunia

Ironis dan Luar Biasa! I Pertama Kali Dalam 60 Tahun, Italia Gagal ke Piala Dunia

Selasa, 14 November 2017 - 06:41 WIB

IMG-3590

Pemain Swedia selebrasi usai keberhasilan mereka lolos ke Rusia 2018. (AP)

MILAN, metro24jam.com – Ironis dan luar biasa…! Ironis bagi Italia, karena untuk pertama kalinya Piala Dunia dipastikan tanpa Azzurri dalam 60 tahun terakhir. Luar biasa bagi Swedia, yang berhasil mempertahankan keunggulan agregat 1-0, meski bertanding di San Siro, Selasa (14/11/2017) dinihari Wib.

Juara dunia empat kali Italia dipastikan bakal menjadi penonton televisi di rumah pada turnamen akbar di Rusia musim panas 2018 mendatang, menyusul malam paling memalukan, dalam sejarah kegemilangan mereka.

Tanah pasta menjadi ladang spaghetti, Italia tersingkir di babak playoff dari Swedia, sekaligus absen pada putaran final Piala Dunia, untuk pertama kalinya sejak 1958.

Mengutip sebuah frasa, Georgio Armani, Sophia Loren, Fabio Capello, Valentino Rossi … “Anak-anak mu mendapat satu pukulan yang sangat keras”, itulah yang dialami Italia.

Dan bagi manajer berusia 69 tahun, Gian Piero Ventura, ini adalah aib sangat besar, karena menjadi orang pertama yang gagal membawa Azzurri ke Piala Dunia.

Satu-satunya di mana Italia absen pada Piala Dunia adalah pada tahun 1954, di mana ketika itu, keikutsertaan mereka dibatalkan panitia, terkait politik fasisme.

Namun, kali ini, Azzurri tidak bisa menyalahkan siapa pun, kecuali diri mereka sendiri.

Mendominasi penguasaan bola, tapi jarang memberikan ancaman untuk membuka barisan pertahanan Swedia yang solid, adalah kisah malam tragis mereka.

Sebuah cerita yang telah berulang kali sering didengungkan belakangan ini, akhirnya menjadi kenyataan.

Hari-hari ketika mereka berbangga dengan para pemain bintang seperti Andrea Pirlo, Fabio Cannavaro dan Alessandro Del Piero sudah lama berlalu.

Banyak ini lebih gorgonzola (keju khas Italia) dibanding Gianfranco Zola.

Tidak ada penemuan, tidak ada sihir, tidak ada permainan jenius. Hanya berusaha untuk melesakkan bola ke dalam kotak penalti secepat mungkin dan berharap untuk yang terbaik, itulah inti permainan mereka.

Italia mungkin bisa berargumen bahwa mereka harusnya mendapat 2 penalt, tapi Swedia juga harusnya mendapat kesempatan sama dengan bukti yang lebih kuat, dibanding peluang yang diperoleh skuad Ventura.

Ketika Marco Parolo jatuh secara teatrikal menyusul tackling Granqvist di menit keenam, hal itu telihat sangat optimistis.

Yang kedua, saat Mikael Lustig menghantam perut Matteo Darmian dengan lututnya, namun wasit Antonio Lahoz, sudah lebih dulu menunjuk handball.

Dan Swedia juga bisa mengklaim 2 penalti yang lebih nyata lagi, ketika Darmian dan Andrea Barzagli berhasil lolos dari penglihatan wasit setelah menggunakan tangannya.

Selain itu, penjaga gawang Robin Olsen melakukan beberapa penyelamatan gemilang, dan sepakan Alessandro Florenzi melambung hanya beberapa senti di atas mistar.

Pemain Italia terlihat lesu, menyusul kegagalan mereka ke Piala Dunia. (EPA/sun)

Tapi ini adalah San Zero di San Siro. Semuanya terengah-engah, dan sepertinya tidak memberikan keberuntungan bagi tim tuan rumah.

Gelombang serangan beruntun, tanpa penyelesaian akurat. Tidak ada inspirasi. Tak ada momen sihir untuk menyelamatkan nasib Italia.

Hasil ini sekaligus menjadi mimpi buruk bagi kapten Gianluigi Buffon, veteran dari empat Piala Dunia, 175 caps dengan status legendaris.

Penjaga gawang 39 tahun itu menuju pensiun pada akhir musim dengan statusnya sebagai superstar sepakbola yang utuh untuk semua hasil memalukan ini. (asp/sun)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Agenda Pertandingan
Bola - Sabtu, 13 Januari 2018 - 13:22 WIB

Agenda Pertandingan

Agenda pertandingan sepakbola pekan ini: PREMIER LEAGUE   ...
Hadapi Piala Presiden, Djanur Kehilangan Sosok Firza dan Yoyok
Bola - Sabtu, 13 Januari 2018 - 04:55 WIB

Hadapi Piala Presiden, Djanur Kehilangan Sosok Firza dan Yoyok

Pelatih PSMS Medan, Djajang Nurjaman dipaksa kerja ekstra menghadapi Piala Presiden 2018. Pasalnya, Djajang sapaan akrabnya tak akan didampingi asisten ...
Usai Uji Coba, Djanur Mulai Temukan Kerangka Tim di Piala Presiden
Bola - Sabtu, 13 Januari 2018 - 04:51 WIB

Usai Uji Coba, Djanur Mulai Temukan Kerangka Tim di Piala Presiden

PSMS Medan baru saja melakoni laga uji coba menghadapi PS Porwil Sumut, Jumat (12/1/2018) sore. Laga yang berlangsung di ...
Gabung PSMS, Eks Bhayangkara Harapkan Kesempatan Lebih
Bola - Sabtu, 13 Januari 2018 - 04:48 WIB

Gabung PSMS, Eks Bhayangkara Harapkan Kesempatan Lebih

Menjadi pemain inti dalam sebuah tim adalah mimpi setiap pemain. Hal itu juga yang menjadi alasan Antoni Nugroho berlabuh ke ...
[Update] Klasemen Liga
Bola - Minggu, 7 Januari 2018 - 13:05 WIB

[Update] Klasemen Liga

Klasemen sementara 6 liga papan atas Eropa pekan ini: ENGLISH PREMIER LEAGUE ...
Puluhan Crosser Berebut Trofi Nasdem Pagar Merbau
Lainnya - Sabtu, 6 Januari 2018 - 18:13 WIB

Puluhan Crosser Berebut Trofi Nasdem Pagar Merbau

Puluhan Crosser dari berbagai daerah berebut Trofi Ketua Partai Nasdem, Kecamatan Pagar Merbau, Muhammad Rizky ST, dalam balapan SJM ...