Rabu, 21 Februari 2018 | 10.25 WIB
Metro24Jam>Sport>Liga Inggris>Dimbangi Penalti Kontroversi Kane di Akhir Laga, Klopp Amuk Wasit

Dimbangi Penalti Kontroversi Kane di Akhir Laga, Klopp Amuk Wasit

Senin, 5 Februari 2018 - 10:26 WIB

IMG-3717

Jurgen Klopp dan pemain Liverpool memprotes keputusan hakim garis yang menyatakan pelanggaran. (Reuters)

LIVERPOOL, metro24jam.com – Liverpool harus puas dengan hasil imbang 2-2 saat menjamu Tottenham Hotspur di Anfield, dalam lanjutan Premier League, Minggu (4/2/2018) malam kemarin.

Hasil itu membuat The Reds gagal menjaga jarak dengan Manchester United yang ada di peringkat dua klasemen.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, menuding offisial pertandingan tersebut ingin menjadi pusat perhatian setelah kemenangan timnya digagalkan oleh penalti kontroversial Harry Kane.

Mohamed Salah sepertinya sudah mengamankan tiga poin bagi Merseysiders usai mencetak gol kedua Liverpool di menit 91.

Tapi ternyata, masih ada drama terakhir yang terjadi di Anfield, ketika Erik Lamela dijatuhkan oleh tekel tidak berbahaya Virgil van Dijk di detik-detik terakhir.

Wasit Jon Moss awalnya tidak begitu yakin, namun asistennya menyebut itu sebagai pelanggaran, dan akhirnya Sang Peniup Peluit menunjuk titik putih.

Hal itu dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Harry Kane untuk maju dan menyamakan kedudukan. Di sisi lain, membuat Klopp marah besar.

Begitu bola menyentuh jaring, pelatih asal Jerman itu berlari ke garis lapangan dan memberinya tepukan sarkastik.

Kemudian, usai peluit akhir, Klopp langsung mendatangi ofisial pertandingan.

Bahkan, koleganya dari Tottenham, Mauricio Pochettino, terpaksa masuk ke lapangan dan mencoba mencegah Klopp dari meluapkan kemarahannya.

Dan setelah melampiaskan kemarahan pada wasit beserta para pembantunya, Klopp terus mengomel di depan kamera Sky TV.

“Tentu saja kedua tim yang berkualitas tinggi ini sangat ingin menang, namun hasilnya sangat dipengaruhi oleh keputusan hakim gatis. Kita harus menerimanya, begitulah adanya,” gerutu Klopp.

Dan ketika ditanya apakah Moss telah menjelaskan dua keputusan penalti itu kepadanya, Klopp menuding sang wasit tengah berusaha menjadi pusat perhatian.

“Pernah kah kamu dengar? Saya tidak diizinkan masuk ke kamar [ganti] mereka, sampai setengah jam setelahnya,” sergah Klopp.

“Itu jelas offside, luar biasa, saya tidak tahu apa yang mereka diskusikan,” ketusnya lagi.

“Ya, Virgil van Dijk menyenggol (Lamela), tapi kita semua tahu Lamela memang ingin disenggol, dan kita semua tahu ada beberapa pelanggaran keras di babak pertama dan kami tidak mendapatkan apapun,” sambung Klopp.

“Itu adalah level permainan hari ini. Tapi kemudian, situasi di menit terakhir seperti itu? Wow. Dia (wasit) ingin menjadi pusat perhatian,” sebut Klopp.

Dan Klopp belum bisa menutupi kekecewaannya saat diwawancarai BBC.

“Ada begitu banyak situasi untuk dibicarakan, tapi keputusan wasit menentukan pertandingan, jadi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak membicarakannya,” buka Klopp.

“Saya tidak mengerti salah satu dari penalti itu. Yang pertama adalah offside dan yang kedua, saya sudah tahu apa yang akan dan asistennya katakan. Ada sentuhan, sedikit sentuhan. Tapi Lamela telah melompat ke arahnya (Virgil) dan ingin membuat sentuhan, lalu jatuh.”

“Jika wasit terus bermain pada level itu, baiklah! Tapi di babak pertama dia tidak memberikan pelanggaran apa pun. Kemudian, untuk sentuhan paling lembut dalam keseluruhan permainan, akhirnya dia memutuskan itu adalah pelanggaran,” tukas Klopp.

Maurico Pochettino menenangkan Klopp seusai pertandingan. (Reuters)

Mohamed Salah mencetak dua gol Liverpool pada pertandingan itu, pada menit ke-3 dan 91. Sementara Wanyama menyamakan kedudukan pertama di menit ke-80.

Tottenham mendapat penalti pada menit ke-87, namun eksekusi Kane berhasil digagalkan penjaga gawang Liverpool. Namun, Kane berhasil memanfaatkan penalti kedua di menit ke-95, sehingga pertandingan berakhir dengan skor 2-2.

Hasil seri itu membuat Liverpool kini mengoleksi 51 poin di klasemen Premier League, tertinggal 5 poin dari Manchester United yang berada di peringkat dua. (sun/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
SOIna Sumut Bangkit Kembali, Agustama Jadi Ketua
Lainnya - Minggu, 11 Februari 2018 - 18:07 WIB

SOIna Sumut Bangkit Kembali, Agustama Jadi Ketua

Drs H Agustama Apt MKes resmi dilantik sebagai ketua umum Spescial Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Utara (Sumut). Acara pelantikan dilaksanakan ...
Tundukkan Tim Kejutan IWO 3 – 2, Mesin Cuci FC Juarai Liga Futsal Eramas
Lainnya - Sabtu, 10 Februari 2018 - 18:26 WIB

Tundukkan Tim Kejutan IWO 3 – 2, Mesin Cuci FC Juarai Liga Futsal Eramas

Tim Futsal Mesin Cuci FC (MCFC) akhirnya menghentikan kejutan demi kejutan yang ditorehkan tim futsal Ikatan Wartawan Online (IWO) dalam ...
Pengcab Taekwondo Deliserdang Dilantik
Lainnya - Jumat, 9 Februari 2018 - 20:54 WIB

Pengcab Taekwondo Deliserdang Dilantik

Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Kabupaten Deliserdang dilantik oleh Ketua Pengprov Taekwondo Sumut, H Musa Rajekshah MHum, Jumat (9/2/2018) di Gedung ...
Piala Eramas: Mesin Cuci FC Tundukkan Tribun Medan 2 – 0, Jumpa IWO di Final
Lainnya - Jumat, 9 Februari 2018 - 14:24 WIB

Piala Eramas: Mesin Cuci FC Tundukkan Tribun Medan 2 – 0, Jumpa IWO di Final

Bertepatan dengan hari Pers Nasional, tim futsal Mesin Cuci FC (MCFC) berhasil melaju ke partai puncak Turnamen Futsal Eramas antar ...
Tersandung Pengaturan Skor, Ander Herrera Bakal Diadili di Spanyol
Bola - Kamis, 8 Februari 2018 - 23:15 WIB

Tersandung Pengaturan Skor, Ander Herrera Bakal Diadili di Spanyol

Pemain Manchester United, Ander Herrera, bakal diadili atas tuduhan terlibat dalam skandal pengaturan skor pertandingan. Pemain 28 tahun itu ...
Conte Tak Dipecat, Asal…
Liga Inggris - Rabu, 7 Februari 2018 - 10:34 WIB

Conte Tak Dipecat, Asal…

Antonio Conte telah mendapat keringanan dan selamat diri dari pemecatan sebagai manajer Chelsea, dengan satu syarat, The Blues tidak boleh ...