Kamis, 24 Mei 2018 | 09.00 WIB
Metro24Jam>Sport>Liga Inggris>Watford 4-1 Chelsea: Akhir Masa Conte?

Watford 4-1 Chelsea: Akhir Masa Conte?

Selasa, 6 Februari 2018 - 15:36 WIB

IMG-3721

Antonio Conte. (AFP)

WATFORD, metro24jam.com – Tak banyak orang yang berharap bahwa Antonio Conte masih berada di Chelsea musim depan.

Namun sepuluh menit terakhir yang hiruk pikuk di Vicarage Road, Selasa (6/2/2018) dinihari Wib, kelihatannya akan lebih cepat mengakhiri kekuasaan pelatih asal Italia itu di Stamford Bridge.

Conte sebelumnya menuntut mosi percaya dari Roman Abramovich sebelum timnya b abak belur dinihari tadi. Dan kelihatannya tak mungkin lagi dia mendapatkan keinginannya tersebut.

The Blues melangkah mundur beberapa tahun ke belakan usai penampilan mengerikan dari pemain seharga £40, Tiemoue Bakayoko, yang membuat dia diusir dari lapangan, ketika pertandingan baru berjalan 30 menit.

Dan setelah Eden Hazard menyamakan kedudukan, Chelsea akhirnya kebobolan tiga cepat di menit akhir dari Daryl Janmaat, Gerard Deulofeu dan Roberto Pererya.

Pasukan Antonio Conte akhirnya dikalahkan oleh tim yang sebelumnya diperkirakan tak akan mampu meraih kemenangan atas mereka.

Penampilan Chelsea yang buruk dan ragu-ragu, seolah mencerminkan suasana hati manajer mereka saat ini. Lebih jauh lagi, masa jabatannya kemungkinan akan segera dipersingkat.

Kembali pada Bakayoko. Ketika wasit Mike Dean mengusirnya dari lapangan, kartu kuning kedua yang diterimanya sebenarnya sedikit terlalu kejam.

Tapi, jika melihat tayang ulang kembali, apa yang menjadi perhatian Dean adalah, Bakayoko melakukan sentuhan pertama yang sangat buruk sehingga membahayakan keamanan pemain lawan.

Bakayoko usai melakukan pelanggaran. (GettyImages)

Sebenarnya, sebelum dia diusir pada 30 menit, Bakayoko bisa dibilang bertanggungjawab atas salah satu penampilan individu terburuk yang pernah ada di Premier League.

Bakayoko menghasilkan lebih banyak slapstick setengah jam dari Tony Hancock yang pernah diproduksi.

Jika hanya penampilan itu yang bisa didapatkan dari seorang pemain seharga £40 juta, maka wajar saja Conte mengeluh keras tentang kebijakan rekrutmen Chelsea.

Chelsea bahkan terlihat tampil lebih baik lagi dengan sepuluh pemain. Tapi, bagaimanapun juga, kurangnya personel di lapangan membuat mereka akhirnya bisa dikalahkan.

Setelah menjatuhkan Richarlison saat berlari ke arah Chelsea, Bakayoko akhirnya diusir dari lapangan karena melakukan dua pelanggaran pada pemain yang sama dalam waktu lima menit.

Saat berjalan ke luar lapangan, dia coba mengarahkan tepuk tangan melankolis pada para fans yang sudah jauh-jauh datang ke Watford. Tak ayal, tindakannya itu mendapat cemoohan dari fan setia Chelsea.

Meski tidak bisa dipastikan bahwa sorakan mereka itu ditujukan pada pemain tim mereka, tapi kelihatannya memang demikian.

Sebelumnya, dia sudah digambarkan sebagai ‘Bakayoko Oh No’, tapi ini bukan untuk bahan tertawaan.

Terkadang tampaknya sulit untuk mendapatkan simpati tulus dari klub milik multi milyarder ini, namun sepertinya tindakan Bakayoko malam itu memang tidak pantas mendapatkannya.

Pengendali sementara mungkin segera menyusul, tapi ini tentunya bukan hanya mimpi buruk seseorang.

Tim Chelsea saat ini hanya memenangkan dua dari 10 pertandingan terakhirnya. Selain itu, posisi mereka untuk Liga Champions musim depan juga tengah terancam.

Di sisi lain, hasil ini merupakan kemenangan kedua bagi Watford dalam 13 pertandingan terakhir dan mereka masih berada di zona degradasi.

Dalam program pertamanya sebagai manajer ke-10 Watford dalam lima setengah tahun terakhir, Javi Gracia menggambarkan klubnya sebagai keluarga.

Tapi, golongan keluarga yang tidak saling mengenal setiap enam bulan dan akhirnya saling menyumpahi di acara Jeremy Kyle Show.

Namun, posisi Conte sendiri tidak lebih baik lagi. Sebelum pertandingan ini, dia menjadi manajer pertama dalam memori hidup yang secara aktif menuntut kepercayaan dari pemilik klub.

Setelah menyatakan ketidakpuasan terhadap kurangnya pilihan pemain depan, dan kemudian membuat kehebohan di Premier League dengan mendatangkan Olivier Giroud, Conte secara sengaja hanya mendudukan pemain asal Prancis itu di bangku cadangan.

Setelah hanya menang dua kali dalam sembilan pertandingan sebelumnya, Conte mengembalikan bek tengahnya David Luiz sebagai stater di Premier League sejak Oktober lalu.

Meski sempat digembar-gemborkan secara luar biasa akan bergabung dengan Arsenal selama bursa transfer musim dingin lalu, Luiz akhirnya kembali ke tim Conte.

Defender asal Brazil itu segera disiksa Deulofeu, yang telah menukar Las Ramblas di Barcelona ke Harlequin Centre di Watford, melewati Luiz sebelum melesakkan bola ke samping jaring di menit-menit awal.

Deeney kemudian membuang peluang setelah bola sepakannya melebar meski dia tidak di dekat sudut gawang.

Deulofeu dijatuhkan Courtois. (GettyImages)

Chelsea baru bisa membuat ancaman di menit ke-12. Willian mendapat kesempatan bagus saat menyambar bola hasil sapuan yang buruk dari Jose Holebas, tapi bola hasil tendangan Willian masih melebar jauh dari target.

Namun, Chelsea akhirnya dihukum penalti pada menit ke-42 setelah Deulofeu dilanggar Thibaut Courtois.

Troy Deeney, yang belum pernah gagal menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik.

Chelsea berusaha menyamakan kedudukan di babak kedua. Namun, beberapa peluang yang didapat tak kunjung berbuah gol.

Antonio Conte akhirnya melakukan pergantian dengan memasukkan Oliver Giroud di menit ke-64 untuk menarik Pedro Rodriguez. Namun, perubahan ini belum berarti banyak.

Upaya Chelsea untuk menyamakan skor akhirnya berhasil di menit ke-81. Eden Hazard menyarangkan bola ke gawang Watford lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.

Namun, Watford cuma butuh waktu tiga menit untuk kembali unggul. Janmaat melakukan penetrasi dari sisi kanan sebelum masuk ke area tengah. Lewat umpan satu dua dengan Pereyra, Janmat kemudian melepaskan tembakan dari jarak dekat.

Chelsea berusaha main lebih lepas dan meningkatkan intensitas serangan. Tapi, mereka kembali kebobola oleh Deulofeu untuk mengubah skor menjadi 3-1.

Watford semakin percaya diri dan terus menyerang di sisa waktu. Pereyra menutup kemenangan lewat sepakan dari dalam kotak penalti. (sun/asp)


Loading...
KOMENTAR ANDA
Berita Terkini Lainnya
Atletico Kembali Buru Kun Aguero
Bola - Jumat, 11 Mei 2018 - 16:12 WIB

Atletico Kembali Buru Kun Aguero

Atletico Madrid disebut sedang melakukan persiapan untuk melepas Antoine Griezmann yang kemungkinan akan hengkang ke Barcelona, dengan melakukan kontak dengan ...
Neymar akan Tinggalkan PSG, Jika Brazil Juara Dunia
Bola - Jumat, 11 Mei 2018 - 15:54 WIB

Neymar akan Tinggalkan PSG, Jika Brazil Juara Dunia

Neymar dikabarkan akan meninggalkan klubnya saat ini, Paris Saint-Germain jika Brazil berhasil memenangkan Piala Dunia 2018 di Rusia, Juni mendatang. ...
758 Atlet Ramaikan POPKAB Deliserdang X, Plt Bupati Motivasi Atlet ke POPNAS Papua 2019
Lainnya - Selasa, 8 Mei 2018 - 07:56 WIB

758 Atlet Ramaikan POPKAB Deliserdang X, Plt Bupati Motivasi Atlet ke POPNAS Papua 2019

Sebanyak 758 atlet dari cabang olahraga atletik, renang, bola voli, bulutangkis, gulat, pencak silat, tenis meja dan sepak takraw dari ...
Fokus Maker Deliserdang Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat
Lainnya - Rabu, 2 Mei 2018 - 23:02 WIB

Fokus Maker Deliserdang Gelar Senam Sehat Bersama Masyarakat

Badan Koordinasi Cabang Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Bakorcab Fokus Maker) Deliserdang, bersama Studi Minat Bidang Pengabdian Fokus Maker Kecamatan ...
Disporabudpar Deliserdang Gelar Olahraga Pahahan dan Catur Antar Pelajar
Lainnya - Rabu, 2 Mei 2018 - 07:09 WIB

Disporabudpar Deliserdang Gelar Olahraga Pahahan dan Catur Antar Pelajar

Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Deliserdang menggelar event olahraga panahan dan catur antar pelajar Jumat-Minggu, 27 s/d 29 ...
Berbatov Jadi Mafia Bulgaria
Lainnya - Senin, 30 April 2018 - 19:20 WIB

Berbatov Jadi Mafia Bulgaria

Mantan bintang Manchester United, Dimita Berbatov, yang mengaku belajar bicara bahasa Inggris setelah menonton The Godfather, saat ini memulai karir ...